
SURABAYA, 28 September 2026 – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Astana Mitra Pariwisata (ASMIPA) atas berpulangnya ke Rahmatullah Almarhumah Ibu Hj. Soemarni binti Martosuwito, ibunda dari Bapak Papa Joe, salah satu pengurus DPP ASMIPA.
Mendengar kabar duka tersebut, keluarga besar DPP ASMIPA menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah. ASMIPA turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Sebagai bentuk kepedulian, solidaritas, dan perhatian terhadap sesama anggota, melalui program sosial ASMIPA PEDULI, keluarga besar ASMIPA menyerahkan tali asih duka cita sebesar Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) kepada Bapak Papa Joe.
Penyerahan tali asih tersebut dilakukan pada 28 September 2026 dan diserahkan secara langsung oleh jajaran keluarga besar DPP ASMIPA, yakni:
Ketua Umum DPP ASMIPA, Ibu Umi Kulsum atau Bunda Shofi
Bendahara II DPP ASMIPA, Ibu Sri Handayani
Anggota ASMIPA, Ibu Farida
Program ASMIPA PEDULI merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial keluarga besar ASMIPA. Dana tali asih tersebut bersumber dari donasi rutin para anggota ASMIPA yang dihimpun sebagai bentuk solidaritas untuk membantu anggota maupun keluarga anggota yang sedang menghadapi musibah.
Ketua Umum DPP ASMIPA, Umi Kulsum yang akrab disapa Bunda Shofi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota ASMIPA di berbagai daerah yang selama ini terus mendukung keberlangsungan program ASMIPA PEDULI.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar ASMIPA yang selalu mendukung program ASMIPA Peduli. Berkat kekompakan dan kesolidan kita semua, program ini dapat terus istiqomah terlaksana hingga sekarang. Semoga keluarga besar ASMIPA semakin dilancarkan rezekinya, semakin solid, saling mendukung, dan sinergi antaranggota semakin kuat,” ujar Bunda Shofi.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam membangun kebersamaan di lingkungan keluarga besar ASMIPA. Bantuan yang diberikan bukan semata-mata dinilai dari nominalnya, tetapi menjadi wujud perhatian dan rasa kekeluargaan ketika salah satu anggota atau keluarganya sedang mengalami musibah.
DPP ASMIPA berharap tali asih tersebut dapat memberikan sedikit manfaat dan meringankan beban keluarga yang sedang berduka. Semangat kebersamaan dan kepedulian diharapkan terus tumbuh di tengah keluarga besar ASMIPA di seluruh Indonesia.
“Semoga almarhumah mendapatkan ampunan atas segala dosa, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan alam kuburnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.” (red)












