Ambon, Indolensa — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, disiapkan untuk mengambil peran lebih besar dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan.
Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, mengatakan bangunan koperasi di wilayah tersebut telah rampung 100 persen. Namun, hingga Jumat (18/9/2026), koperasi tersebut belum diresmikan sehingga aktivitas usaha belum berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Menurut Yasir, kepengurusan koperasi telah terbentuk dan pemerintah negeri dalam kapasitasnya sebagai pengawas telah melakukan pertemuan dengan pengurus.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus menyampaikan perlunya kejelasan mengenai dukungan anggaran yang dijanjikan agar koperasi dapat mulai menjalankan kegiatan usahanya.
“Pengurus menyampaikan, kita mau bergerak ke mana kalau anggaran yang dijanjikan sampai saat ini belum dikucurkan,” kata Yasir.
Meski demikian, Yasir menyebut Pemerintah Negeri Laha telah menyiapkan arah pengembangan koperasi. Salah satu bidang usaha yang diprioritaskan adalah sektor perikanan.
Menurut dia, potensi perikanan yang dimiliki Negeri Laha dapat menjadi basis usaha koperasi sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
“Kalau Koperasi Desa Merah Putih ini sudah berjalan, sangat mendukung. Salah satu bidang yang menjadi prioritas adalah perikanan,” ujarnya.
Produk-produk perikanan yang dihasilkan masyarakat nantinya diharapkan dapat masuk dalam rantai usaha koperasi. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi penghubung antara nelayan, pengolah hasil perikanan dan pasar.
Pengembangan sektor tersebut juga dinilai dapat memberi dampak terhadap usaha kuliner yang berkembang di Negeri Laha, termasuk kawasan Lahasuang Titang Amerika yang dalam beberapa bulan terakhir mulai ramai dikunjungi masyarakat.
Menurut Yasir, keterkaitan antara perikanan dan kuliner menjadi peluang untuk menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Namun, koperasi masih membutuhkan sejumlah tahapan sebelum dapat beroperasi penuh, termasuk peresmian dan kepastian dukungan anggaran.
Yasir mengatakan tidak seluruh wilayah yang menjadi sasaran pengembangan koperasi telah memiliki kesiapan lahan. Sejumlah lokasi telah tersedia, sementara wilayah lainnya masih dalam tahap persiapan.
Ia berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih nantinya dapat benar-benar menjadi instrumen ekonomi masyarakat, terutama dengan mengoptimalkan potensi lokal yang sudah tersedia.
Bagi Negeri Laha, potensi tersebut salah satunya adalah perikanan. Laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan ikan sebagai komoditas mentah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui koperasi.
Dengan demikian, ketika koperasi mulai beroperasi, manfaat ekonominya diharapkan dapat dirasakan mulai dari nelayan hingga pelaku usaha pengolahan dan kuliner di Negeri Laha.













