Aip Muhamad Ungkap Makna “Cinta di Ujung Takdir”  

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — indolensa.com

Karya terbaru Aip Muhamad berjudul “Cinta di Ujung Takdir” resmi diperkenalkan kepada publik melalui peluncuran official music video di Cinepolis Kalibata City Square, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

 

Peluncuran tersebut menjadi penanda kembalinya Aip Muhamad dalam merilis single setelah sekitar lima hingga sembilan tahun. Lagu yang berada di bawah naungan HGIM Music ini sekaligus berkaitan dengan proyek film layar lebar “Twist Stethoscope Cinta di Ujung Takdir”.

 

Acara tersebut dihadiri para pemeran dan pihak yang terlibat dalam produksi, di antaranya Amanda Husnia, Husnul Ghazali Idrus, Aip Muhamad, dan Belina Rafa.

 

Konsep utama lagu berkisah tentang dua orang yang memiliki cinta dan saling terikat, tetapi pada akhirnya menghadapi keadaan yang membuat mereka tidak dapat bersatu.

 

Pesan tersebut tergambar melalui kalimat:

“Ada cinta menulis bahagia, namun semesta menulisnya berbeda.”

 

Lirik Dibuat Universal

 

Aip Muhamad menjelaskan bahwa lagu tersebut tidak dibuat untuk menggambarkan satu persoalan atau latar belakang tertentu.

 

Liriknya sengaja dibuat lebih terbuka sehingga dapat dimaknai berdasarkan pengalaman masing-masing pendengar. Dengan demikian, cerita tentang cinta yang tidak dapat bersatu tersebut bisa berkaitan dengan berbagai situasi kehidupan.

 

Aip mengatakan, inspirasi lagu muncul ketika dirinya diminta membuat karya untuk sebuah film layar lebar.

 

Ia terlebih dahulu menyaksikan cerita film dan menemukan persoalan besar dalam sebuah hubungan. Dari cerita tersebut, Aip berusaha menempatkan dirinya dalam situasi karakter yang ada di dalam film.

 

Proses tersebut kemudian menjadi sumber inspirasi hingga terciptalah lagu “Cinta di Ujung Takdir”.

 

“Banyak teman, saudara dan keluarga yang sudah hadir di sini menyaksikan karya terbaru saya. Ini juga menjadi sebuah kebanggaan dan penghormatan buat saya,” ujar Aip.

 

Ia mengaku kembali merilis single setelah cukup lama menjadi pengalaman yang membahagiakan. Karena itu, Aip berharap karya tersebut dapat diterima, dinikmati, sekaligus mewakili perasaan para pendengar.

 

Berangkat dari Pengalaman Bermusik

 

Bagi Aip, perjalanan menciptakan lagu bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya ia dikenal sebagai pencipta lagu “Harus Memilih”, yang dipopulerkan oleh Widi Hello Band, pelantun “Dua Cincin” dan “Ular Berbisa”.

 

Aip menceritakan bahwa ketika lagu tersebut mendapatkan perhatian publik, ia sempat membaca berbagai komentar pendengar di YouTube official music video.

 

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan kebanggaan karena sebuah karya yang dibuat dengan hati ternyata dapat mewakili perasaan orang lain.

 

Harapan serupa ia sematkan kepada “Cinta di Ujung Takdir”, agar lagu tersebut dapat didengar lebih banyak orang dan memiliki makna bagi pendengarnya.

 

Belina Rafa Rasakan Kekuatan Cerita

 

Sementara itu, Belina Rafa mengungkapkan awal keterlibatannya dalam proyek tersebut bermula dari sebuah perkenalan yang cukup singkat.

 

Ia mendapat rekomendasi dari seorang teman hingga akhirnya dipercaya menjadi vokalis untuk mengisi soundtrack.

 

Belina menyebut salah satu pengalaman yang paling berkesan selama proses produksi adalah ketika menjalani adegan tertentu dalam video musik yang memiliki kekuatan emosional.

 

Menurutnya, lirik lagu tersebut cukup dekat dengan realitas kehidupan karena tidak mengarah hanya kepada satu persoalan.

 

“Kalau menurut aku, tergantung dari kisah hidupnya. Karena liriknya ini bisa mengarah ke mana saja,” ujar Belina.

 

Ia berharap lagu tersebut setelah resmi dirilis mampu menyampaikan cerita dan perasaan kepada pendengar serta dapat menyentuh hati mereka.

 

Husnul Perankan Sosok Suami

 

Dalam music video, Husnul Ghazali Idrus tampil bersama Amanda Husnia sebagai pasangan suami istri.

 

Husnul mengatakan karakter yang diperankannya merupakan sosok suami yang pekerja keras dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi Amanda.

 

Karakter tersebut juga digambarkan sebagai sosok yang terbuka serta berusaha mempertahankan hubungan yang dijalaninya.

 

Melalui karakter tersebut, Husnul berharap kisah dalam video musik dapat terasa dekat dengan penonton, terutama mereka yang pernah berada dalam situasi hubungan yang sulit.

 

Sony Everyda Ikut dalam Proses Kreatif

 

Sony Everyda dari Binasol juga mengungkapkan keterlibatannya dalam perjalanan terciptanya “Cinta di Ujung Takdir”.

 

Sony mengatakan dirinya sebelumnya sudah beberapa kali bekerja sama dengan Aip Muhamad dalam pembuatan soundtrack.

 

Kerja sama tersebut mencakup sejumlah produksi sinetron SCTV, FTV, RTV hingga berbagai program televisi.

 

Karena pengalaman kerja sama tersebut, Sony menyebut Binasol memiliki peran dalam proses yang akhirnya melahirkan karya “Cinta di Ujung Takdir”.

 

Launching Diramaikan Challenge

 

Selain pemutaran official music video, acara peluncuran juga diisi dengan interaksi bersama para penonton.

 

Di penghujung acara, panitia memberikan lima hadiah T-shirt kepada penonton melalui sesi lima pertanyaan.

 

Tidak hanya itu, HGIM Music juga menghadirkan “Cinta di Ujung Takdir Challenge” untuk masyarakat.

 

Dalam challenge tersebut akan dipilih tujuh peserta terbaik yang masing-masing mendapatkan hadiah emas 0,25 gram.

 

Peserta dapat membuat video kreatif bertema “Cinta di Ujung Takdir”, mengunggahnya melalui Instagram Reels atau TikTok, menggunakan sound resmi lagu serta hashtag #CDUT.

 

Kategori video yang ditawarkan meliputi storytelling tentang cinta, drama pendek, lip-sync/performance, dance atau cinematic video, interpretasi cerita dari lagu hingga konsep kreatif lainnya.

 

Selain hadiah emas 0,25 gram untuk tujuh peserta terbaik, tersedia pula hadiah 1 gram emas untuk juara terbaik sesuai mekanisme challenge.

 

Dengan dirilisnya official music video ini, Aip Muhamad berharap “Cinta di Ujung Takdir” dapat menjadi karya yang bukan hanya didengar, tetapi juga memiliki ruang tersendiri dalam pengalaman dan cerita hidup para pendengarnya.

 

Karena pada akhirnya, setiap orang mempunyai cara berbeda dalam menulis kisah cintanya—sementara takdir memiliki jalan ceritanya sendiri.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dihadiri Ketua Puskominfo Jatim, Rumah Rehab Compok Bersinar Bangkalan Gelar Tasyakuran dan Komitmen Berantas Narkoba
Jaga Kebugaran, Warga Binaan Rutan Kelas I Surabaya Antusias Ikuti Senam Aerobik Rutin
Napak Tilas Sirnah Gali Ungkap Kisah Panglima Majapahit di Surabaya
Polres Bojonegoro Gelar Khataman Al-Qur’an, Rajut Tobat di Balik Jeruji
REHABILITASI IRIGASI CIPAMATUTAN RAMPUNG, DINAS PU KABUPATEN SUKABUMI PULIHKAN PENGAIRAN 54 HEKTARE SAWAH
SATRESNARKOBA POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK UNGKAP PEREDARAN SABU 95,44 GRAM DI SURABAYA
Pengacara Peci Merah dampingi Endang Sutisna(Bray) Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri Jakarta — Kuasa hukum Endang Sutisna, Sapto Wibowo peci merah, mendatangi Bareskrim Polri untuk mengadukan dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan administrasi dalam penanganan perkara di Polsek Metro Johar Baru, Jakarta Pusat.
Kunjungan Perdana, Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono Silaturahmi ke Kediaman Gus Romy Syib

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Dihadiri Ketua Puskominfo Jatim, Rumah Rehab Compok Bersinar Bangkalan Gelar Tasyakuran dan Komitmen Berantas Narkoba

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Jaga Kebugaran, Warga Binaan Rutan Kelas I Surabaya Antusias Ikuti Senam Aerobik Rutin

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Napak Tilas Sirnah Gali Ungkap Kisah Panglima Majapahit di Surabaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

REHABILITASI IRIGASI CIPAMATUTAN RAMPUNG, DINAS PU KABUPATEN SUKABUMI PULIHKAN PENGAIRAN 54 HEKTARE SAWAH

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:49 WIB

SATRESNARKOBA POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK UNGKAP PEREDARAN SABU 95,44 GRAM DI SURABAYA

Berita Terbaru