Ambon, Indolensa — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum memperkuat nilai moral, spiritual, dan keteladanan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan tersebut digelar di Masjid Nurul Iman Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Rabu (26/8/2026), dengan mengusung tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”
Kegiatan dihadiri Wakil Komandan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, para Pejabat Utama (PJU), para Kepala Satuan Kerja, personel Kodaeral IX, serta Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas bersama jajaran pengurus.
Peringatan Maulid tidak hanya menjadi agenda keagamaan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi keluarga besar Kodaeral IX untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan kedinasan maupun bermasyarakat.
Nilai kejujuran, amanah, disiplin, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, dan persaudaraan yang dicontohkan Rasulullah SAW dinilai tetap relevan dengan kehidupan prajurit TNI AL.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan moral dalam membentuk personel yang memiliki integritas, loyalitas, serta tanggung jawab ketika menjalankan amanah dan tugas negara.
Sementara di tengah masyarakat, keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu sesama, menjaga persatuan, serta merawat kerukunan.
Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan Kolonel (Mar) Akhmad Mukhroji. Ia mengajak seluruh jamaah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadikan Maulid sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pengamalan akhlak dan ajarannya.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan, baik saat melaksanakan tugas maupun ketika berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat,” pesan Akhmad dalam tausiahnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dapat menjadi fondasi untuk memperkuat kehidupan keluarga besar Kodaeral IX, termasuk dalam membangun soliditas, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Keimanan yang kuat dan akhlak yang baik juga diharapkan menjadi bekal bagi prajurit untuk menghadapi berbagai tantangan tugas dengan tetap berpegang pada tanggung jawab dan integritas.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan demikian tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga bagian dari pembinaan mental dan moral personel.
Melalui keteladanan Rasulullah, keluarga besar Kodaeral IX diharapkan mampu memperkuat karakter prajurit yang profesional, amanah, disiplin, dan bertanggung jawab.
Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tema peringatan: TNI yang prima dan kuat, tetap bersama rakyat, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.













