8 Jembatan Dibangun TNI AD di Buru dan Buru Selatan, Pangdam: Waktu Tempuh Warga Dipangkas dari 5 Jam Jadi 1 Jam

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Maluku, Indolensa — Akses masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Maluku, kini semakin terbuka. Delapan jembatan penghubung antardesa yang dibangun melalui Program Karya Bakti (Karbak) Skala Besar TNI AD Tahun 2026 resmi diresmikan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., Selasa (25/8/2026).

Peresmian dipusatkan di Jembatan Garuda Kali Walumnako, Desa Waeflan, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Prosesi ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Pangdam XV/Pattimura, didampingi Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia, serta sejumlah pejabat Kodam XV/Pattimura.

Pembangunan jembatan tersebut menyasar wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses transportasi. Dampaknya tidak sekadar memperpendek jarak, tetapi juga diharapkan membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, distribusi hasil pertanian, pelayanan dasar, hingga aktivitas ekonomi.

Pangdam XV/Pattimura mengatakan pembangunan delapan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan TNI AD di wilayah Kodam XV/Pattimura yang mencakup Maluku dan Maluku Utara.

“Ini adalah satu dari 55 jembatan yang dibuat oleh TNI AD di Kodam XV/Pattimura. Kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan program dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui perintah Bapak KSAD. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan saya langsung melihat secara fisik,” ujar Dody.

Menurutnya, keberadaan jembatan memberikan perubahan signifikan bagi mobilitas masyarakat. Sebelum jembatan dibangun, perjalanan dari satu wilayah ke wilayah lainnya dapat memakan waktu hingga lima jam.

Kini, waktu tempuh tersebut diperkirakan dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.

Pangdam berharap perubahan akses tersebut ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui distribusi hasil pertanian yang lebih mudah dan cepat. Akses pendidikan bagi warga Desa Waeflan dan wilayah sekitarnya juga diharapkan semakin terbuka.

Delapan jembatan yang telah rampung dibangun tersebar di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan.

Di Kabupaten Buru, dua jembatan dibangun di Desa Waeleman, sementara masing-masing satu unit berada di Desa Waeflan, Desa Wabloy, Desa Kaki Air, dan Desa Namlea Ilath.

Sementara itu, di Kabupaten Buru Selatan, masing-masing satu jembatan dibangun di Desa Hote dan Desa Wailikut.

Pembangunan dilaksanakan personel Kodim 1506/Namlea dan Yonif TP 821/Satria Bupolo bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah Satgas Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 yang dikomandoi Dandim 1506/Namlea.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan jembatan.

Satgas juga melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut meliputi rehabilitasi fasilitas sekolah, pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor dan MCK, rehabilitasi jalan, renovasi rumah ibadah, hingga pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Program ini diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Setelah pembangunan rampung, Pangdam meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat TNI setempat apabila menemukan kerusakan maupun kendala pada jembatan.

Menurut Dody, keberhasilan pembangunan tidak berhenti pada selesainya pekerjaan fisik. Pemanfaatan dan perawatan secara bersama menjadi bagian penting agar fasilitas tersebut tetap berfungsi bagi masyarakat.

Pangdam turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, perangkat desa, masyarakat, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Terima kasih kepada masyarakat, perangkat desa dan pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan program unggulan Bapak KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak,” pungkasnya.

Dengan rampungnya delapan jembatan tersebut, konektivitas antardesa di Buru dan Buru Selatan diharapkan semakin baik. Infrastruktur ini juga diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan akses pendidikan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Pada akhirnya, pembangunan jembatan bukan hanya menghadirkan jalur baru. Bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, akses tersebut menjadi penghubung menuju pendidikan, pasar, pelayanan publik, dan kesempatan ekonomi yang lebih luas.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GEROBAK JUPE POLSEK GUBENG RAMAIKAN AKSI BERBAGI MAKAN GRATIS DI POLRESTABES SURABAYA
BASMI EPISENTRUM NARKOBA!!! Polres Tanjung Perak Obok-Obok Sidotopo, 19 Orang Diamankan
Rutan Surabaya Sisir Blok Hunian Warga Binaan, Cegah HP Ilegal hingga Narkoba
Saadiah Uluputty Soroti Dualisme Adat, Hak Tanah Ulayat, dan Konflik Antarnegeri di Maluku
Pangdam Pattimura Sambangi Kapolda Maluku, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Daerah
Sutra Jaya Meminta Pemerintah Propinsi Lampung Segera Beri Kepastian Izin Jalan Alternatif di Tanggamus
Tingkatkan Kemitraan, Anggota DPRA Silaturahmi dengan Pengurus PWI Nagan Raya
Putusan MK Mengguncang Peradilan Militer, UU 31/1997 Wajib Diubah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:55 WIB

GEROBAK JUPE POLSEK GUBENG RAMAIKAN AKSI BERBAGI MAKAN GRATIS DI POLRESTABES SURABAYA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:58 WIB

BASMI EPISENTRUM NARKOBA!!! Polres Tanjung Perak Obok-Obok Sidotopo, 19 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Rutan Surabaya Sisir Blok Hunian Warga Binaan, Cegah HP Ilegal hingga Narkoba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Saadiah Uluputty Soroti Dualisme Adat, Hak Tanah Ulayat, dan Konflik Antarnegeri di Maluku

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Pangdam Pattimura Sambangi Kapolda Maluku, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Daerah

Berita Terbaru

HEADLINE

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Jakarta Utara  

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:22 WIB