Sukabumi | ILC- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi menorehkan capaian positif dalam penataan transportasi publik di awal pekan ini.
Melalui operasi penertiban terpadu yang digelar pada Senin (13/7), Dishub berhasil menghidupkan kembali aktivitas Terminal Cibadak sekaligus mengurai simpul kemacetan “horor” yang selama ini mengular di jalur protokol.
Langkah taktis ini dilakukan dengan mewajibkan ratusan armada angkutan kota (angkot) dari tiga rute gemuk—yakni jalur Cibadak–Benda, Cibadak–Nagrak, dan Cibadak–Cisaat—untuk masuk dan beraktivitas sepenuhnya di dalam area terminal.
Sebelum penertiban ini dieksekusi, kawasan Jalan Raya Surya Kencana dan Simpang Ratu kerap menjadi momok menakutkan bagi para pengguna jalan. Praktik angkot yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan dalam waktu lama (ngetem) menjadi pemicu utama penyempitan jalur ekonomi utama Sukabumi tersebut.ungkapnya
“Hari ini menjadi momentum kembalinya fungsi Terminal Cibadak sebagai urat nadi transportasi wilayah. Kami membersihkan simpul kemacetan di jalan utama dengan mengarahkan seluruh armada masuk ke dalam. Hasilnya langsung terasa, arus lalu lintas kini jauh lebih cair dan tertata,” jelas perwakilan Dishub Kabupaten Sukabumi di lapangan.tegasnya
Dalam operasi ini, petugas tidak hanya mengarahkan rute angkot, tetapi juga memberikan edukasi secara humanis kepada para sopir dan penumpang. Penumpang kini diarahkan untuk naik dan turun di tempat yang aman dan representatif, yakni di dalam area terminal resmi.
Dishub menegaskan bahwa pengawasan di sepanjang jalur protokol Cibadak akan diperketat melalui patroli rutin pasca-penertiban. Pos penjagaan juga didirikan di titik-titik rawan guna memastikan para
pengemudi angkot tidak kembali memanfaatkan bahu jalan sebagai terminal bayangan,”pungkasnya
Agus











