Sinergi Golkar–Kosgoro Pererat Kebersamaan Warga Lewat Nobar Piala Dunia 2026, Kapolsek Nusaniwe Apresiasi Kondusivitas Masyarakat

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, Indolensa – Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan PDK Kosgoro 1957 Maluku bersama DPD Partai Golkar Kota Ambon untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) dan Pulang Bawa Sembako pada pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Tunisia di Lapangan Bulu Tangkis Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (25/6/2026).

Meski sempat diguyur hujan, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat ratusan warga dan pendukung Tim Nasional Belanda (De Oranje) yang memadati lokasi kegiatan. Warga tetap bertahan menyaksikan jalannya pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kegiatan tersebut dihadiri PLT Ketua DPD Golkar Kota Ambon Ely Toisutta, S.Sos, Kapolsek Nusaniwe Iptu John Anakotta, jajaran pengurus Kosgoro Kota Ambon, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, pelaku UMKM, serta masyarakat dari berbagai lingkungan di Kudamati.

Selain menyaksikan pertandingan secara bersama-sama, panitia juga menggelar pembagian paket sembako, pengundian doorprize, serta menghadirkan stan UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar turut memperoleh manfaat ekonomi dari tingginya antusiasme masyarakat.

PLT Ketua DPD Golkar Kota Ambon, Ely Toisutta, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Menurutnya, program “Nonton Bareng, Pulang Bawa Sembako” merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Ambon selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

“Ini merupakan titik kedua yang kami laksanakan setelah sebelumnya di Batu Merah. Ke depan kami akan melanjutkan kegiatan serupa di beberapa kecamatan lainnya hingga babak 32 besar, semifinal, bahkan final Piala Dunia,” ujarnya.

Ely menjelaskan, pembagian sembako bukan dinilai dari besar kecilnya bantuan, tetapi menjadi simbol kepedulian Partai Golkar dan PDK Kosgoro kepada masyarakat.

“Yang kami berikan hari ini adalah bentuk cinta dan kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Golkar dan Kosgoro tetap hadir, tetap peduli, dan terus bersama masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga sportivitas selama berlangsungnya Piala Dunia.

“Siapa pun yang menang dan siapa pun yang kalah, mari tetap menjaga persaudaraan, keamanan, dan ketertiban. Jangan sampai euforia sepak bola justru merusak hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin baik,” pesannya.

Sementara itu, Kapolsek Nusaniwe Iptu John Anakotta mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menjaga keamanan sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Ia mengaku sengaja hadir dan membaur bersama masyarakat sebagai bentuk pelayanan sekaligus memastikan jalannya kegiatan tetap kondusif.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah melaksanakan nobar dengan baik, lancar, aman, dan tertib. Harapan kami, di mana pun dan kapan pun kegiatan nobar dilaksanakan, suasananya tetap seperti malam ini, aman dan kondusif,” ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan bahwa Polsek Nusaniwe menerjunkan personel secara maksimal karena tingginya antusiasme masyarakat Ambon terhadap Tim Nasional Belanda.

“Pengalaman kami menunjukkan bahwa setiap Belanda bermain, antusias masyarakat sangat besar. Karena itu kami all out melakukan pengamanan dengan menurunkan personel penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama setelah pertandingan berakhir.

“Kalau ada pawai, biarkan dilakukan secara tertib oleh pendukung tim yang menang. Yang kalah tidak perlu ikut melakukan konvoi yang berpotensi memancing gesekan. Mari kita sama-sama menjaga keamanan sehingga semua dapat menikmati pesta sepak bola dengan damai,” tegasnya.

Ketua RW 05 Kudamati, Femi Vans, turut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antarwarga dari berbagai lingkungan.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini masyarakat menjadi berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Yang sebelumnya jarang bertemu, malam ini bisa duduk bersama menikmati pertandingan. Ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat positif,” ujarnya.

Ia berharap euforia Piala Dunia dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat persatuan masyarakat, bukan menjadi alasan munculnya konflik antarpendukung.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga Kudamati sebagai wilayah yang aman, damai, dan tertib. Jangan sampai hanya karena sepak bola kemudian terjadi perselisihan. Justru momen seperti ini harus mempererat persaudaraan,” katanya.

Dalam pertandingan tersebut, Belanda berhasil mengalahkan Tunisia dengan skor 3-1, sekaligus memastikan diri lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup F.

Usai pertandingan, sebagian pendukung De Oranje melakukan konvoi kemenangan di sejumlah ruas jalan Kota Ambon dengan pengawalan aparat kepolisian. Secara umum, rangkaian perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan nobar yang dipadukan dengan pembagian sembako, doorprize, dan pemberdayaan UMKM menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi media membangun kohesi sosial sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, kehadiran langsung Kapolsek Nusaniwe yang membaur bersama warga mencerminkan pendekatan kepolisian yang humanis dan preventif. Pendekatan seperti ini efektif membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus meminimalkan potensi gangguan kamtibmas di tengah tingginya fanatisme pendukung sepak bola di Ambon.

Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, partai politik, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM memperlihatkan bahwa momentum olahraga internasional dapat dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban umum.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggaran Proyek Jalan Rp23,78 Miliar Diklaim Cair 100 Persen, LSM Baladaya Lapor Bareskrim dan Kejagung
Polres Bojonegoro Gelar Khataman Al-Qur’an, Rajut Tobat di Balik Jeruji
REHABILITASI IRIGASI CIPAMATUTAN RAMPUNG, DINAS PU KABUPATEN SUKABUMI PULIHKAN PENGAIRAN 54 HEKTARE SAWAH
Kapolres Nagan Raya Temu Ramah dengan Tokoh Masyarakat Beutong, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas
Kapolres Nagan Raya Gelar Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Beutong
SOLIDARITAS KELUARGA BESAR ASMIPA, ASMIPA PEDULI SALURKAN DONASI UNTUK MAS FAIZ
BB 2,89 Gram, Satresnarkoba Polres Nagan Raya Amankan Seorang Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu
SATRESNARKOBA POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK UNGKAP PEREDARAN SABU 95,44 GRAM DI SURABAYA

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Anggaran Proyek Jalan Rp23,78 Miliar Diklaim Cair 100 Persen, LSM Baladaya Lapor Bareskrim dan Kejagung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Polres Bojonegoro Gelar Khataman Al-Qur’an, Rajut Tobat di Balik Jeruji

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

REHABILITASI IRIGASI CIPAMATUTAN RAMPUNG, DINAS PU KABUPATEN SUKABUMI PULIHKAN PENGAIRAN 54 HEKTARE SAWAH

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Kapolres Nagan Raya Gelar Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Beutong

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:49 WIB

SOLIDARITAS KELUARGA BESAR ASMIPA, ASMIPA PEDULI SALURKAN DONASI UNTUK MAS FAIZ

Berita Terbaru