Ambon, Indolensa – Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan PDK Kosgoro 1957 Maluku bersama Partai Golkar Kota Ambon untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Belanda melawan Tunisia yang dipusatkan di lapangan bulutangkis kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan bertajuk “Nonton Bareng, Pulang Bawa Sembako” itu dihadiri PLT Ketua DPD Golkar Kota Ambon Ely Toisutta, S.Sos, Kapolsek Nusaniwe Iptu John Anakotta, pengurus Kosgoro Kota Ambon, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Selain menyaksikan pertandingan bersama, panitia juga menggelar pengundian doorprize, membagikan paket sembako kepada masyarakat, serta menghadirkan stan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam sambutannya, Ketua PDK Kosgoro 1957 Maluku Ely Toisutta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus wadah mempererat silaturahmi melalui olahraga yang tengah menjadi perhatian dunia.
“Kegiatan ini kami rancang bersama Partai Golkar Kota Ambon dan PDK Kosgoro 1957 semata-mata untuk mengapresiasi seluruh pencinta sepak bola di Kota Ambon. Piala Dunia menjadi momentum yang menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan,” ujarnya.
Menurut Ely, kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat.

Ia menjelaskan, program “Nonton Bareng Pulang Bawa Sembako” merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Jangan dilihat dari bentuk maupun nilainya. Apa yang kami siapkan hari ini adalah bentuk kasih sayang dan perhatian Partai Golkar serta Kosgoro kepada masyarakat, khususnya warga Kudamati,” katanya.
Ely mengungkapkan, kegiatan di Kudamati merupakan titik kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di kawasan Batu Merah saat pertandingan Argentina. Selanjutnya kegiatan serupa akan dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Ambon hingga berakhirnya Piala Dunia 2026.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persaudaraan tanpa memunculkan permusuhan antarsuporter.
“Siapa pun yang menang, mari kita tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jangan saling menghujat hanya karena berbeda tim favorit. Sepak bola harus menjadi hiburan yang mempererat persaudaraan,” pesannya.
Ely juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Di belakang ada pelaku UMKM. Setelah pertandingan silakan mampir dan berbelanja. Dengan begitu, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize dan paket sembako yang dibagikan kepada peserta melalui pengundian kupon.
Sementara itu, Ketua RW 05 Kudamati mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan nobar.
Menurutnya, pertandingan sepak bola seharusnya menjadi momentum sukacita, bukan pemicu perselisihan antarsuporter.
“Ini adalah kegiatan olahraga. Mari sama-sama menjaga Kudamati tetap aman, damai, dan tertib. Jangan sampai setelah pertandingan justru terjadi keributan. Kita semua bertanggung jawab menjaga citra Kudamati,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib serta memanfaatkan kesempatan mengikuti pengundian doorprize yang telah disiapkan panitia.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, penuh kegembiraan, tanpa anarkisme maupun gangguan keamanan,” ujarnya.
Kapolsek Nusaniwe bersama personel kepolisian turut melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Suasana nobar berlangsung meriah. Pendukung Belanda memenuhi lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut tim favorit mereka, sementara masyarakat menikmati pertandingan dalam suasana kekeluargaan. Pembagian sembako, hadiah doorprize, serta kehadiran stan UMKM menjadi daya tarik tersendiri yang menambah semarak kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, DPD Golkar Kota Ambon berharap olahraga dapat menjadi media mempererat persatuan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi lokal, sehingga euforia Piala Dunia tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.











