Ambon, Indolensa – Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku menyalurkan 750 paket sembako kepada para buruh di Kota Ambon dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian sosial serta dukungan terhadap kesejahteraan pekerja sektor informal.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang dipimpin langsung Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan itu merupakan bagian dari program Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung melalui video conference yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Asisten I Setda Provinsi Maluku mewakili Gubernur Maluku, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, jajaran TNI-Polri, para pejabat utama Polda Maluku, serta perwakilan organisasi buruh dan pekerja.
Kapolda Maluku mengatakan para buruh memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah sehingga layak mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai kesempatan untuk berbagi dan memperkuat kepedulian kepada masyarakat, termasuk para buruh yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dadang Hartanto.
Ia menjelaskan bantuan yang diberikan bukan semata bernilai material, tetapi merupakan wujud kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
“Sebanyak 750 paket sembako kami salurkan kepada para buruh di Kota Ambon. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga dan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolda menegaskan bahwa konsep Polri Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan sosial serta meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Semangat kolaborasi dan gotong royong harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, kita dapat menghadirkan lebih banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika pembangunan,” katanya.
Perwakilan buruh penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polda Maluku kepada para pekerja. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat.
Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan tersebut juga menjadi simbol penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat.
Bakti sosial yang digelar Polda Maluku menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berkutat pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kehadiran program bantuan seperti ini menjadi bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap kelompok pekerja yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian daerah.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga dari sejauh mana institusi tersebut mampu hadir, mendengar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan, Polri berupaya memperkuat kepercayaan publik sekaligus menegaskan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan warga melalui berbagai program kemanusiaan, sosial, dan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.












