Ambon, Indolensa — Hujan yang mengguyur Kota Ambon tidak menyurutkan langkah personel Satgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 Polda Maluku untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, para personel tetap berdiri di sejumlah ruas jalan strategis sambil membawa papan imbauan berisi pesan-pesan keselamatan bagi pengguna jalan. Melalui pendekatan humanis, masyarakat diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) serta menghindari penggunaan telepon seluler saat berkendara.
Pesan yang dibawa petugas sederhana, namun memiliki makna mendalam. Salah satunya berbunyi, “Jauh Dekat Gunakan Helm SNI Agar Terlindung Sampai Tujuan. Ingat! Keluarga Menunggu di Rumah.” Selain itu, petugas juga mengampanyekan pesan “Stop Menggunakan HP Saat Berkendara” sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan akibat hilangnya konsentrasi di jalan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Simpatik Salawaku 2026 yang dilaksanakan Polda Maluku dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Direktur Lalu Lintas Polda Maluku melalui Kasatgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengatakan edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan karena keselamatan merupakan kebutuhan bersama yang tidak mengenal waktu maupun kondisi cuaca.
“Walaupun hujan, tugas kami untuk mengingatkan masyarakat tidak boleh berhenti. Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Penggunaan helm SNI serta tidak bermain telepon seluler saat berkendara merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko cedera maupun kecelakaan fatal di jalan raya,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh rendahnya disiplin pengguna jalan, termasuk kebiasaan berkendara tanpa helm dan penggunaan telepon seluler yang dapat mengganggu fokus pengemudi.
Aksi edukatif yang dilakukan personel Satgas Preemtif di tengah hujan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan untuk membaca pesan keselamatan yang dibawa petugas. Tidak sedikit pula yang memberikan apresiasi atas dedikasi anggota Polri yang tetap menjalankan tugas di tengah cuaca yang kurang bersahabat.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Polri terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif guna membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026, Polda Maluku berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Penggunaan helm SNI dan tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara merupakan bentuk perlindungan dasar yang sangat penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Rositah.
Ia menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan, bahkan saat hujan turun, merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan edukasi keselamatan. Kami ingin mengingatkan bahwa setiap perjalanan harus berakhir dengan selamat, karena ada keluarga yang menunggu di rumah. Pesan inilah yang terus kami gaungkan melalui Operasi Simpatik Salawaku,” tegasnya.
Polda Maluku berkomitmen untuk terus menggencarkan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui berbagai pendekatan persuasif dan humanis di titik-titik rawan pelanggaran maupun kecelakaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah masyarakat.
Semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diusung pada Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran aktif personel di lapangan untuk mengedukasi, melindungi, dan menyelamatkan nyawa pengguna jalan.













