Batam, 22 Juni 2026 – Menanggapi dampak curah hujan yang sempat mengguyur, Satuan Samapta Polresta Barelang turun ke lapangan. Patroli khusus digelar Senin (22/6) pukul 08.30 WIB guna memantau titik rawan genangan air, pohon tumbang, dan potensi banjir di sejumlah wilayah kota. Langkah ini murni upaya pencegahan demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Kekuatan yang dikerahkan cukup memadai: 8 personel dibantu 4 unit kendaraan dinas roda empat. Wilayah pengawasan dibagi menjadi beberapa zona agar pemantauan lebih merata dan menyeluruh.
Di Zona 3 yang mencakup Sei Beduk dan Sagulung, titik perhatian utama ada di Jalan Letjen Suprapto Tembesi serta Jalan S. Parman. Di sini tim memeriksa aliran air dan kekokohan pohon di sisi jalan.
Sementara itu, Zona 4 meliputi wilayah Batu Aji dan Sekupang. Sasaran patroli adalah ruas Jalan Gajah Mada Simpang Lampu Merah Vitka Tiban hingga Jalan Gajah Mada Tiban Lama, yang dikenal cukup padat kendaraan.
Bergerak ke Zona 5, tim memantau kawasan Lubuk Baja dan Batu Ampar. Lokasi krusial diperiksa: Jalan Duyung depan Harbour Bay dan Jalan Yos Sudarso depan Markas Satpolairud.
Terakhir, Zona 6 mencakup wilayah Galang dan Bulang. Jalur strategis Jalan Trans Barelang serta Bundaran Tembesi menjadi sasaran utama, mengingat lebar jalan dan potensi angin kencang.
Selain sekadar berkeliling, petugas juga melakukan pendekatan langsung kepada warga. Patroli dialogis dan pengaturan lalu lintas disiapkan untuk mencegah kecelakaan atau kemacetan akibat kondisi jalan yang licin atau tergenang.
Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, S.E., M.H., menegaskan bahwa kehadiran ini adalah wujud perlindungan nyata. “Kami rutin memantau titik rawan saat cuaca berubah ekstrem. Ini agar masyarakat tetap aman beraktivitas,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan utama bukan sekadar menindak, tapi menjaga. “Kehadiran anggota di lapangan menjamin arus lancar dan rasa aman terjaga, meski cuaca tak menentu,” tambahnya tegas.
Dari hasil pengecekan menyeluruh, hanya satu catatan signifikan: genangan air ditemukan di Jalan Duyung depan Harbour Bay. Namun, ketinggian air belum mengganggu kendaraan yang tetap bisa melintas aman.
Secara umum, kondisi seluruh wilayah terpantau aman. Tidak ada pohon tumbang atau hambatan berat lain yang ditemukan tim selama berkeliling.
Kegiatan ini berlangsung di bawah pimpinan langsung Kasat Samapta. Personel yang terlibat menjalankan tugas dengan disiplin dan kesiapan penuh menghadapi kemungkinan terburuk.
Pihak kepolisian mengingatkan warga agar tetap waspada. Cuaca bisa berubah, dan risiko baru bisa muncul kapan saja. Perhatian terhadap lingkungan sekitar sangat diperlukan.
Jika menemukan pohon terancam tumbang, jalan tergenang parah, atau butuh bantuan, segera hubungi layanan darurat 110. Nomor ini aktif 24 jam dan bebas biaya, siap merespons cepat setiap laporan.
( RaiHan )












