LP Polda Dikeluarkan Buntut Dari Penarikan Paksa Mobil Nasabah Di Rumah Korban

 

 

Bacaan Lainnya

Jakarta – indolensa.com

Miris Nasib Erna Angelia (28), warga Cengkareng, Jakarta Barat, merasa kecewa sekaligus geram usai kendaraan roda empat miliknya ditarik paksa di duga oleh oknum sebuah bank pembiayaan (leasing) plat merah, secara beramai ramai.

 

Informasi didapat awak media bahwa Penarikan paksa mobil milik Erna yakni All News BMW 7 Series Sedan 730 Li itu dilakukan pada dua pekan lalu, Jumat, 9 Februari 2024, tanpa seizin pemilik kendaraan saya ” ucap Angel di Polda metro jaya sehabis melaporkan peristiwa dugaan tindak kriminal ini Selasa 13/03/2023.

 

Menurut penuturan korban ” Anggel mengatakan pula sangat disesalkan Arogansi diduga oknum perusahaan leasing BNI Finance ini meskipun Erna selaku pemilik kendaraan menunggak angsuran pembayaran selama dua bulan. Namun Erna telah beritikad baik dengan melakukan negosiasi ke leasing terkait untuk meminta kelonggaran jatuh tempo pembayaran cicilan yang tertunggak itu.

 

“Saya sudah minta waktu setelah Pilpres saya bereskan, tapi pihak leasing malah mengatakan bakal ada pihak ketiga yang datang, dan ternyata ada sekitar 50 debt collector datang kerumah dengan sikap kasar, menggedor-gedor pintu,” ungkap Erna saat menambahkan keterangan kepada para awak media Selasa 13/03/2024 di SPKT Polda Metro Jaya.

 

Seperti diketahui, perusahaan pembiayaan merupakan perantara konsumen dengan distributor atau pabrikan saat terjadi transaksi pembelian barang. Perseteruan pihak leaseng ( pembiayaan) berujung pada penarikan paksa kendaraan menggunakan kendaraan towing yang melibatkan personel aparat Cipondoh, Tangerang.

 

Alih-alih proses mediasi dan negosiasinya digubris justru saya ditekan pihak leasing untukmenyerahkan kendaraan unit BMW tersebut karena dianggap melanggar kontrak.

 

Erna menambahkan menyebutkan pihak leasing terlalu dini memvonisnya telah melakukan tindak kriminal tanpa ada putusan hukum, dan berusaha menguasai unit BMW 730 Li tersebut tanpa ada ganti rugi yang diberikan kepadanya.

 

Erna tidak mau menerima hal ini karena terasa sebagai nasabah tertindas dan segera melaporkan ke Polda metro jaya untuk menindak lanjuti sampai tuntas kasus ini sampai ke pengadilan karena pihak leasing dinilai arogan, mau menang sendiri, dan memanfaatkan kelalaian nasabah, yang dimana kelalaian tersebutdapat diselesaikan tanpa ada masalah” dengan nada lirih anggel mengeluhkan permasalahan ini” ucapnya.

banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *