Jelang Pemilu 2024, Kapolda Ajak Masyarakat Maluku Jaga Persaudaraan

Maluku, Indolensa – 9 hari lagi, Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden – Wakil Presiden RI, maupun anggota legislatif yang dimulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota, secara serentak dilaksanakan.

Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga hubungan persaudaraan.

Bacaan Lainnya

Irjen Latif menyampaikan, Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang majemuk. Daerah ini terdapat beragam suku bangsa dan agama.

“Maluku ini memang sangat majemuk, ada di dalamnya beragam suku bangsa dan agama. Sehingga saya menghimbau agar mari kita jaga hubungan persaudaraan kita,” ajak Kapolda usai memimpin aple pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 yang berlangsung di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (5/2/2024).

Pemilu, kata Kapolda, bukan hal yang baru dilakukan. Olehnya itu, Ia berharap adanya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami juga berharap dukungan dari masyarakat terhadap tugas-tugas Polri di lapangan. Saya kira kita belajar banyak dari beberapa kali Pemilu, dan memang Pemilu kali ini memiliki keunikan karena dilaksanakan serentak di Indonesia, begitu pula nanti saat Pilkada,” katanya.

Pemilu yang dilaksanakan secara serentak di tahun ini, diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga, khususnya Polda Maluku.

“Saya juga berharap teman-teman media melakukan cooling system. Jangan sampai ada berita-berita yang provokatif, menyerang, karena biasanya di bulan-bulan seperti ini banyak yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ajaknya.

Pesta demokrasi khususnya di Maluku, lanjut Kapolda, diharapkan dapat berjalan aman, sejuk dan damai, sebagaimana harapan semua orang.

“Pesta demokrasi harus berjalan aman, damai, kondusif, sehingga nantinya melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Mari kita jaga persaudaraan, jangan sampai karena Pemilu, lalu memecah belah kerukunan kita selama ini,” harapnya.

banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *