Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan yang dilakukan oleh Purnawirawan TNI

 

 

Bacaan Lainnya

 

Jakarta,indolensa.com

Terjadi dugaan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, seperti dimaksud pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP yang dilakukan Kpt UDIN MUHIDIN (saat ini berpangkat letkol Purn) kira-kira tahun 2015 klien kami JAYADIH di kenalkan oleh almarhum Agus Wadud (paman TERGUGAT), yang pada saat itu sedang berperkara dalam proses sidang pengajuan gugatan PTUNBDG dengan memberikan uang oprasional kepada Kpt UDIN MUHIDIN (saat iniberpangkat Letkol Purn) dan HERI SUBGYO,SH HERI SUBGYO,SH yang total keseluruhannya sebesar Rp. 893.150.000,-(delapan ratus sembilan puluh tiga juta seratus lima puluh ribu rupiah) mulai dari tahun 2015 s.d tahun 2016.

 

Bahwa Peristiwa tersebut dimulai kira-kira tahun 2015 klienkami JAYADIH di kenalkan oleh almarhum Agus Wadud (pamanTERGUGAT) yang pada saat itu sedang berperkara dalam proses sidang pengajuan gugatan PTUNBDG antara A.SADELI,NURALI bin H.MARHABAH,AGUS WADUD,NOERDIN.HT Melawan KANTOR PERTANAHAN KOTA BEKASI dan YAYASAN AT-THOHIRIYAH.

 

Saat itu Kpt UDIN MUHIDIN (saat ini berpangkat Letkol Purn) menceritakan,terhadap klien kami JAYADIH sering menangani permasalahan sengketa tanah dan banyak yang berhasil dalam pengurusan ini dibantu temannya bernama HERI SUBGYO,SH yang dalam perkataanya mengatakan “Tenang,gampan gitu sebentar juga selesai “ kata heri dan mengatakan bahwa teman saya merupakan pengawas Hakim seluruh Indonesia dan berjanji memenangkan perkara PTUN Bandung yang sedang berjalan sehingga percaya dan memberikan uang oprasional kepada Kpt UDIN MUHIDIN dan HERI SUBGYO,SH dengan total keseluruhan sebesarRp.893.150.000.

 

Putusan PTUN dinyatakan ditolak pada tanggal 12 Mei 2015,akan tetapi Kpt UDIN MUHIDIN dan HERI SUBGYO,SH tidak pernah memberitahukan kepada klien kami,namun masih meminta oprasinal dengan berbagai alasan sesuai yang tercantum dalam kwitansi yang dibuat oleh Kpt UDIN MUHIDIN.

 

setelah kejadian tersebut kedua orang tersebut menghilang dan tidak pernah ada saat ditemui atau dihubungioleh klien kami, sampai akhirnya klien kami JAYADIH melayangkan surat undangan somasi kepada Kpt UDIN MUHIDIN dan HERI SUBGYO,SH dan pada pertemuan tersebut HERI SUBGYO,SH membuat pernyataan disaksikan Kpt UDIN MUHIDIN namun saat tiba waktu yang dijanjikan mereka tidak datang.

 

banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *