Pelangsir BBM Di SPBU Terang – Terangan Dan Meresahkan warga

Banjarmasin-Indolensa.com-

Praktik pelangsir BBM di SPBU di Banjarmasin terang – terangan tanpa merasa malu baik dari si pelangsirnya maupun si pegawai SPBU nya sendiri, yang bertempat di tengah kota dan semakin merajalela .

Dari pantauan kami terdapat SPBU di wilayah Banjarmasin Tengah Kamis 7 / 4 / 22 pukul 11.45.wita sangat terlihat jelas seseorang yang mengendarai motor matic lengkap denga alat penampung BBM atau Jirigen yang ber ukuran sedang di tempatkan di tengah – tengah motor matic si pengendara .

Sungguh sangat miris melihat kedua pelaku pelangsir maupun si pegawai SPBU yang tak menggubris teguran atau teriakan kecil yang pada saat itu lagi meng antri BBM yang terlihat antri di belakang, teriakan kecil beberapa pengisi BBM itu meneriaki pegawai SPBU nya dengan teriakan ” woi jangan salah gunakan kewenangan kamu dengan menjual ke pelangsir”

Namun pegawai tersebut cuek, sempat ada tambahan teriakan pengantri BBM yang lain yang mengucapkan geblek dasar geblek .

Dalam pengisian BBM di pengendara motor matic itu Cukup lama sampai – sampai 20 menit belum selesai, di karenakan adanya Jirigen yang ber ukuran sedang sebanyak dua buah .

Dalam satu jiregen atau penampung BBM yang di bawa menggunakan motor t tersebut sebanyak 75 liter BBM .

Setelah pengisian BBM tersebut di pelangsir dapat di pastikan untuk di jual lagi ke pengendara roda dua yang berpangkalan di pinggir jalan atau yang sering kuta lihat di atas Trotoar Trotoar ( bahu jalan ) .

Sementara antrian yang cukup panjang mengular terlihat banyak yang tidak sabar atas kejadian pelangsir dan si pegawai SPBU itu tadi .

Warga masyarakat Banjarmasin sangat meminta adanya tindakan dari para aparat baik itu dari kepolisian maupun dari pihak Pertamina untuk Menindak tegas para pegawai SPBU yang Menyalahi aturan dengan mendahulukan penjualan ke pelangsiran BBM dan tidak mengutamakan bagi para pembeli BBM yang betul – betul di gunakan untuk keperluan motornya sendiri atau hanya sebatas full teng yang sesuai kapasitasnya semata .

Dalam hal ini dari awak media Sempat mendatangi management SPBU tersebut untuk klarifikasi mengenai banyaknya yang protes atas kelakuan oegawait SPBU yang mendahulukan pelangsir ketimbang yang memang benar – benar pembeli yang secukupnya .

Namaun saat awak media menanyakan pimpinan atau HRD SPBU setempat kepada salah satu pegawai SPBU tersebut yang tidak mau di sebutkan namanya, mengatakan bahwa HRD atau pegawai administrasi SPBU tidak ada di tempat .

Dan beberapa awak media menanyakan prihal pelangsir BBM tersebut, pegawai SPBU itu enggan berkomentar .

Dan mengenai kerjasama antara oknum pegawai SPBU dengan para pelangsir – pelangsir di beberapa titik SPBU kebanyakan si oknum pegawai SPBU itu mendapatkan nilai rupiah dalam setiap pembelian BBM dari para pelangsir dalam per satu liter

Inilah penghasilan tambahan bagi para oknum – oknum pegawai SPBU yang hampir di setiap SPBU di kota Banjarmasin .

Sementara dari Pertamina sendiri telah mengeluarkan aturan pelarangan pembelian BBM jenis pertalite yang menggunakan jirigen, larangan aturan itu sudah di beritahukan hampir di SPBU di seluruh wilayah Indonesia .

(aan)

Author: Admin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.